Skip to main content

Lia Eden yang gak ada matinya.

Lia Eden Minta NASA Buka Komunikasi Dengan Satelit LE2 Milik Malaikat JibrilLia Eden, pemimpin Sekte Kerajaan Tuhan baru saja mempublikasikansuratnya kepada NASA. Dalam surat tersebut, Lia meminta izin agar satelit LE2 yang dikemudikan malaikat Jibril bisa mendarat di bumi. Lia Eden menegaskan, kedatangan satelit tersebut adalah tanda kiamat bumi yang semakin menjelang. Surat pemilik nama asli Lia Aminuddin ini diunggah ke blogkomunitaseden.com pada 5 Juni 2015. Jika melihat isinya, surat ini dikirim bersamaan dengan surat Lia kepada Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Lia menyebut selama ini manusia di bumi, terutama di Indonesia abai dengan penyingkapan Tuhan. Lia Eden menyebut akan ada UFO Roh Suci yang akan mendarat di bumi dengan tujuan mengangkat Utusan Eden dari Jakarta, Indonesia. UFO tersebut menjadi bukti ketetapan Tuhan yang sudah mencabut Surga dan Kerajaan-Nya yang pernah bermukim di Jakarta. Sebelum UFO itu mendarat, akan ada gempa besar yang menimpa Jakarta pada Mei 2015. Setelah itu, Lia Eden dan para Utusan Eden akan diangkut oleh UFO tersebut ke Surga yang sebenarnya. Atas dasar ini Lia meminta kepada NASA, “perkenankan UFO kami untuk masuk ke wilayah bumi. NASA bisa memberi jawaban melalui satelit dan kamiakan memantau jawaban melalui satelit pula.” Lia mencantumkan bahwa pihaknya memiliki Satelite Surga Eden Darussalam LE2. Mengenai kode LE2, menurut Lia Eden ini adalah inisial nama Malaikat Jibril Sang Rih Kudusyang menjembatani komunikasi antara satelit Surga Eden dengan satelit bumi milik NASA. Lia juga menyatakan, setelah pengangkatannyake Surga Yang Sejati, pihaknya akan mengomunikasikan Penyingkapan Tuhan kepada dunia, melalui channel yang sudah terjalin antara LE2 dengan NASA.

Pesab dari admin publish blog catatan inovLy : "Anggaplah berita ini hanya guyonan semata, jangan di tiru & jangan ikut-ikut komunitasi aliran sesat seperti berita di atas. Bertobatlah segera Lia Eden!!!"

Comments

Popular posts from this blog

Pengacara Senior Adnan Buyung Nasution Meninggal Dunia

Jakarta- Kabar duka datang dari ranah hukum. Pengacara senior Adnan Buyung Nasution meninggal dunia. Buyung selama beberapa hari ini memang menjalani perawatan di RS Pondok Indah, Jaksel. Buyung menghembuskan nafas terakhir pada pukul 10.17 WIB, Rabu (23/9/2015). Buyung menjalani perawatan sejak Jumat pekan lalu. "Keluarga ada di rumah sakit semua sekarang," terang seorang perempuan yang berada di rumah Buyung di Lebak Bulus, Jaksel. Kabar Buyung meninggal dunia ini juga sudah ramai disampaikan media sosial. Di berbagai forum juga menyampaikan duka untuk pria berusia 81 tahun yang akrab disapa Bang Buyung ini.(erd/dra) Sumber : detik.com (catatan inovLy) Pengacara Senior Adnan Buyung Nasution Meninggal Dunia .

19 Ciri Ciri Kanker Payudara (Dilengkapi Gambar)

Ciri ciri kanker payudara yang paling umum adalah adanya/timbulnya benjolan di sekitar payudara, bisa kecil, sedang, atau besar, dapat pula terasa mengganggu atau tidak. Dalam artikel ini kita akan membahas secara detil mengenai tanda kanker payudara yang harus di perhatikan, pengetahuan awal ini sangat membantu dalam proses penyembuhan, harap di simak  1) . 1. Benjolan / Penebalan di Sekitar Payudara Benjolan / Penebalan di Sekitar Payudara Benjolan di sekitar payudara merupakan salah satu ciri atau tanda paling awal yang harus anda perhatikan. Sebagian wanita memiliki benjolan di daerah ketiak atau sekitar payudara sebagai tanda awal mereka telah terkena kanker payudara stadium awal. Walau tidak 100 % benjolan ini menandakan bahwa anda terkena kanker, namun setidaknya anda harus waspada, mulai dari yang terasa kecil atau yang sudah mengganggu, sebaiknya langsung berkonsultasi ke dokter terkait. Untuk membedakan mana benjolan yang kemungkinan besar adalah kanker pa...

Hebat! Tak Terobos Busway, Mobil TNI BintangSatu Ini Pilih Kena Macet

Jakarta-Jalur 'neraka' Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan adakalanya membuat pengendara memilih menerobos busway. Bahkan beberapa waktu lalu adapemotor nekat mengeluarkan pistol karena terjebak macet di jalur tersebut.Namun hal ini tidak berlaku bagi mobil TNI bintang satu yang melintas di ruas jalan tersebut, Rabu (23/9/2015) pagi ini. Mobil Toyota Fortuner nomor TNI7276-01 memilih bermacet-macetan di ruas 'neraka' tersebut. Waktu saat itu menunjukkan pukul 07.00 WIB dengancuaca cukup cerah. Seperti hari-hari biasa, arus JalanMampang Prapatan Raya sangat padat. Dari ribuan kendaraan tersebut, melintas mobil warna hijau militer yang berasal dari arah Ragunan menuju Kuningan dan berhenti di perempatan lampu merah sebelum Jalan Mampang Raya karena lampu merah traffic light menyala. Saat lampu hijau menyala, mobil perwira TNI tersebut berjalan pelan dengan sesekali membunyikan sirine kecil melintasi perempatan.Di sisi lain, beberapa polisi berjaga di ujung busw...